• Akreditasi-Universitas-Teknokrat-Indonesia.jpg
  • Mahasiswa_Teknokrat.jpg

Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah II Sumbangsel melalui Sekretaris LLDIKTI Dr. Nuril Furkan, MPd. menyampaikan mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia jangan ragu-ragu lagi untuk menempuh belajar di Universitas Teknokrat Indonesia. Begitu juga lulusannya jangan khawatir karena telah dibekali kompentensi selama belajar di Universitas Teknokrat Indonesia salah satu Universitas Terbaik di Lampung.

Motivasi itu disampaikan oleh Dr. Nuril Furkan, pada Wisuda Periode kedua tahun ajaran 2020, Universitas Teknokrat Indonesia, di Gelanggang Mahasiswa Dr. HM. Nasrullah Yusuf, Kamis (17/12/2020).

Nuril Furkan berkeyakinan bahwa Universitas Teknokrat Indonesia telah mengantisipasi tantangan perguruan tinggi di masa yang akan datang. Seperti menghadapi era industrialisasi 4.0, dimana saat pandemi Covid-19 seperti sekarang, perguruan tinggi dituntut siap melaksanakan pembelajaran melalui online. Universitas Teknokrat sudah lama menerapkan sistem pembelajaran online. Bahkan selama pandemi, dosen dibantu mahasiswa telah melakukan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di beberapa sekolah dengan memberi pendidikan dan pelatihan kepada para guru belajar melalui online yang praktis dan sistematis.

Kesiapan Universitas Teknokrat menjadi kampus yang bermutu, berkualitas dan kampus maju, lanjut Nuril, bisa dilihat dari indikator, capaian-capaian baik akademik maupun non akademik yang sudah diraih oleh Universitas Teknokrat Indonesia. “Kita tidak dalam perspektif yang subyektif. Tapi bisa melihat beberapa indikator. Akademik sudah tercapai, prestasi-prestasi non akademik atau lomba-lomba yang diraih baik regional dan nasional bahkan internasionsl dapat menjadi indikator. Tentu masih ada instrumen-instrumen lainnya seperti penelitian yang harus menjadi perhatian untuk menuju kampus yang maju,” ujar Nuril.

Sekretaris LLDIKTI Wilayah II Sumbagsel ini merasa bangga dengan berbagai prestasi yang diraih Universitas Teknokrat. Karena menurut Nuril, tidak banyak prestasi yang dicapai perguruan tinggi seperti Universitas Teknokrat. Karena itu, harus ada penguatan kompetensi dan pengetahuan mahasiswa, sehingga lulusannya bisa bersaing di dunia kerja.

Disinggung mengenai kampus merdeka sebagai digagas oleh Mendikbud, masih terjadi perbedaan sebagian akademisi, Nuril Furkan mengatakan, perbedaan merupakan hal biasa. Yang penting instrumennya, memberi kesempatan mahasiswa untuk meningkatkan kompetensinya. “Tidak ada masalah dengan persepsi Kampus Merdeka. Karena pada intinya bagaimana kampus meningkatkan kompetensi mahasiswa sehingga lulusan perguruan tinggi tersebut bisa diterima di dunia kerja,” ujar Nuril.

Sementara itu, Ketua Yayasan Pendidikan Teknokrat Dr. HM. Mahathir Muhammad, SE, MM, mengucapkan banyak terimakasih kepada Kemendikbud terutama LLDIKTI Wilayah II Sumbangsel atas arahan dan pembinaan yang dilakukan selama ini.

Mahathir Muhammad menyampaikan, selain meningkatkan peringkat Universitas Teknokrat Indonesia, yang paling penting bagaimana mempersiapkan mahasiswa menjadi manusia yang berkarakter dan berakhlakul karimah sehingga saat lulus bisa diterima di masyarakat dan dunia kerja.

Karena itu, berbagai muatan untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa, menjadi perhatian khusus Universitas Teknokrat Indonesia. Hal ini dinilai penting lanjut Mahathir, karena tantangan yang dihadapi perguruan tinggi berapa besar lulusannya diterima di dunia kerja.


Rektor Universitas Teknokrat Indonesia bersama Presiden Joko Widodo

Berita Lain